Monday, April 1, 2019

Tidak Ada Alasan Untuk Golput

"Golput !! Golput !! Golput !! Golput !! Bodoo Amaat gua mau golput aja !!" . Mmmm .... Yakin mau Golput ? Tenane meh Golput ?. Pembaca yang budiman, saya mempunyai pandangan tentang bagaimana cara kita menyikapi setiap akan diadakannya pemilihan Legislatif maupun pemilihan Presiden. Okee .. langsung saja .....

      Setiap negara mempunyai sistem politik yang berbeda-beda, sistem politik yang sering digunakan pada suatu negara adalah sistem politik demokrasi. Istilah Demokrasi berasal dari penggalan kata bahasa Yunani yakni demos dan kratos/cratein. Kata Demos memiliki arti rakyat sedangkan kata Kratos memiliki arti pemerintahan. Jadi demokrasi berarti pemerintahan rakyat. Dari hal ini, kita dapat menyimpulkan bahwa pemegang kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan suatu negara adalah rakyat. Relevan dengan pendapat dari Ambraham Lincoln di tahun 1863 yang mengatakan "Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat".

      Setiap negara mempunyai sistem demokrasi sesuai dengan Ideologi yang dianut negara tersebut. Sistem politik demokrasi ada berbagai macam , antara lain demokrasi komunis, liberal, pancasila dan sebagainya. Di Indonesia sendiri menganut sistem demokrasi pancasila yang di mana sistem ini mengedepankan nilai-nilai yang ada pada pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila yaitu nilai Ketuhanan, kemanusian, persatuan, kerakyatan dan nilai keadilan. 

      Dari uraian di atas yang sudah disampaikan , kita tahu bahwa sebagai warga negara kita bertanggung jawab untuk menjaga demokrasi yang mengandung nilai-nilai pancasila. Dengan cara apa? Salah satunya dengan cara kita membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan politik, karena dilihat dari tujuannya politik menjadi sebuah alat untuk membuat tatanan bernegara yang baik sehingga dapat mewujudkan kebaikan/kepentingan bersama.

      Kemudian langkah awal untuk membantu membangun sistem politik demokrasi yang baik dengan kita berpartisipasi dalam perayaan pesta demokrasi. Ini penting,karena kita akan memilih pemimpin yang kedepannya diharapkan dapat merubah nasib bangsa kita. Pemimpin yang baik akan selalu menjalakan sistem dengan baik, sehingga dapat mewujudkan kebaikan/kepentingan bersama (umum).
oleh sebab itu kawan, golput bukan solusi! karena masifnya menyuarakan golput dapat menjadi ancaman bagi legitimasi demokrasi serta suara yang kosong dapat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kecurangan. Gunakan hak suara kita dengan bijak agar kita tidak menyesal di kemudian hari, dan dengan memberikan hak suara kita berperan dalam kepedulian atas terjaganya legitimasi demokrasi.

      Memang perlu kita akui, kesadaran akan pentingnya pendidikan politik demokrasi tidak sepenuhnya melekat pada setiap individu warga negara, alangkah lebih baik kita sebagai sesama warga negara yang sudah sadar akan pentingnya politik demokrasi, kita dapat membantu dengan memberikan edukasi pada pendidikan informal maupun non-formal sehingga tercapainya budaya dan pola pikir yang cerdas.


Tambahan :

      Terimakasih bagi yang sudah membaca tulisan pertama saya. kurang lebihnya sya mohon maaf dan silahkan bagi pembaca yang mempunyai pandangan yang berbeda bisa dibagi dikolom komentar. Kritik dan Saran saya persilahkan :) (Aji Utama)

4 comments: